Perkembangan pembangunan di berbagai daerah saat ini begitu cepat. Namun sumber air yang diperoleh di setiap daerah tidak selalu mudah. Di daerah dengan pembangunan yang berkembang pesat atau daerah dengan jumlah penduduk yang cukup padat, air pam atau PDAM biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di beberapa daerah, sumber air pam atau PDAM diambil dari sungai besar atau waduk. Air dari PDAM atau air pam ini biasa digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk kebutuhan konsumsi. Karena sebelumnya air dari waduk yang menjadi sumbernya sudah menjalani proses filtrasi atau penyaringan sehingga sudah siap untuk dikonsumsi atau digunakan untuk berbaga keperluan lain seperti mencuci, mandi, dan berbagai keperluan lainnya.
Namun tidak semua air PDAM atau air pam ini layak untuk dikonsumsi. Menurut Dr. Ir. Annis Catur Adi M.Si yang merupakan ahli gizi dari Universitas Airlangga mengatakan bahwa sebenarnya air pam tidak layak untuk dikonsumsi. Dosen sekaligus Kepala Departemen Gizi FKM tersebut juga menyatakan bahwa air pam perlu perlakuan khusus, misalnya dengan cara melakukan pengendapan semalaman sebelum digunakan. Dan dari endapan tersebut hanya bagian ataslah yang layak untuk dikonsumsi.
Jika dihadapkan dengan keadaan air pam yang terlalu kotor, beliau menyarankan lebih baik untuk tidak dikonsumsi. Namun air tersebut tetap bisa digunakan untuk keperluan lainnya seperti mandi, MCK dan keperluan lain sebagainya. Walaupun bisa digunakan untuk aktivitas lainnya, tetap saja diperlukan tindakan atau proses terlebih dahulu untuk menggunakan air tersebut. Yaitu dengan cara melakukan filtrasi atau penyaringan.
Untuk melakukan filter air pam, dapat menggunakan alat yang tersedia di berbagai toko penyedia alat filter air, atau dapat juga membuat penyaring sendiri dengan bahan-bahan yang cukup sederhana dan dapat dibuat dengan mudah.
Berikut ini cara yang bisa anda lakukan untuk proses penyaringan atau proses filter air pam. Bahan-bahan yang diperlukan diantaranya:
1.
Kran air
2. Satu buah botol air mineral atau botol minuman kosong.
3.Kapas bersih dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi isi botol.
Cara membuat media filter air pam sederhana adalah sebagai berikut:
- Bersihkan botol minum yang akan kita gunakan untuk wadah filter atau wadah penyaringan. Pastikan tidak terdapat bau sabun atau bau lainnya agar tidak menjadi penambah kotoran dalam air pam tang akan di filter
- Buatlah lubang di bagian bawah botol hingga kira-kira sebesar jari telunjuk orang dewasa.
- Kemudian masukkan kapas hingga memenuhi seluruh bagian botol. Agar alat filter dapat bekerja dengan baik maka isi botol harus terpenuhi dengan kapas.
- Letakkan botol dengan cara digantungkan dibawah mulut kran air. Dengan demikian alat filter air pam ini dapat digunakan, dan dapat bekerja dengan lebih praktis.
- Air yang melewati botol adalah air yang sudah terfilter atau tersaring. Tampung air tersebut untuk dapat digunakan sebagai air untuk keperluan mandi, MCK dan lain sebagainya.
Kapas
dalam botol yang digunakan sebagai media penyaring sebaiknya diganti
bila sudah kotor atau jenuh karena terisi penuh dengan kotoran.
Selain menggunakan kapas, terdapat cara lain yang bisa dilakukan
untuk filter air pam dengan cara sederhana.
Yaitu dengan cara menggunakan kain dan membungkus mulut kran dengan air. Cara ini juga cukup efektif digunakan sebagai media filter air pam, terutama jika air pam yang bermasalah karena terdapat banyak pengotor lain seperti pasir atau krikil.
No responses yet